Kalau kamu baru buka Suno dan sadar semua model lama hilang, cuma tersisa v6, lalu hasil generate-nya bikin kamu ragu apakah kuping kamu yang bermasalah—kamu nggak sendirian.

Ini bukan opini satu orang. Di Reddit, X, Discord, dan berbagai forum produksi musik, gelombang keluhan setelah v6 rilis justru seragam: suaranya lebih muffled, vokalnya lebih keruh, dan hasil antar lagu makin susah dibedakan.

"v6 Cuma v5.5 yang Dikasih Efek Metallic"

Salah satu kritik paling langsung datang dari pengguna X @MonsieurSeby, yang menulis pada 8 September 2026:

"This V6 is rubbish! It's nothing more than a V5.5 that still has those 'metallic' sounds. The instruments in V6 Wild don't sound right at all: they're muffled, as if trapped inside something... In short, Suno, you've churned out a real piece of crap—give us back V5.0 #suno"

Artinya: v6 ini sampah. Nggak lebih dari v5.5 yang masih punya suara "metallic". Instrumen di v6-wild kedengarannya salah banget—muffled, kayak terjebak di dalam sesuatu. Singkatnya, Suno, kalian bikin sampah beneran. Balikin v5.0.

Ini bukan keluhan tunggal. Pengguna X lain, @AlptugW, menulis di hari yang sama bahwa v6 membuatnya "sangat kecewa". Dia bilang sudah kehilangan sebagian besar semangat untuk bikin lagu baru di Suno. Menurutnya, model lama punya "karakter, kualitas, dan inspirasi" yang benar-benar berbeda, dan v6 nggak bisa mencapai hasil yang sama. Dia juga menyoroti banyak orang yang punya proyek dan seri lagu berjalan yang dimulai pakai model lama, sekarang nggak bisa dapat vibe dan impact yang sama dari model baru.

"Snare-nya Kayak Mau Pecah"

Ini bukan deskripsi abstrak. Ini keluhan dengar yang konkret.

Seorang pengguna yang mencatat pengalaman hari pertama di Genx Notes menulis bahwa tekstur drumnya bikin dia nggak tahan:

"I don't like the drum texture. The snare sounds like it's falling apart... It sounds like the audio degraded through repeated sampling—like an mp3 with a butchered bitrate. Not the pleasant softness of intentional lo-fi; just a dead frequency range. Around 50 generations in, not a single one has moved me."

Artinya: saya nggak suka tekstur drumnya. Snare-nya kedengaran kayak mau pecah. Kedengarannya seperti audio yang turun kualitas karena sampling berulang—kayak mp3 yang bitrate-nya dirusak. Bukan kelembutan lo-fi yang disengaja, tapi rentang frekuensi yang benar-benar mati. Sekitar 50 kali generate, nggak ada satu pun yang menggerakkan saya.

Editor The Verge juga sampai pada kesimpulan serupa setelah uji coba. Mereka menulis bahwa v6 masih mempertahankan ketidaksempurnaan unnatural khas musik AI, dengan vokal terutama menghasilkan lebih banyak artefak kasar dibanding v5. The Verge juga mencatat bahwa ketika mereka minta vokal "monotone" dan "tanpa drum", v6 langsung mengabaikannya.

Kenapa v6 Berubah Drastis?

Salah satu penyebab yang paling banyak dibahas adalah perubahan basis data latih. v6 disebut sebagai model pertama Suno yang memakai musik berlisensi, hasil kerja sama dengan label besar. Langkah ini penting secara legal, terutama setelah Suno kena berbagai gugatan industri musik.

Tapi keputusan ini bawa konsekuensi. Data berlisensi cenderung lebih aman dan terkurasi, tapi juga lebih sempit dibanding data internet yang liar dan beragam. Akibatnya, variasi gaya musik menyusut. Model jadi lebih patuh pada pola mainstream, tapi kehilangan keberagaman yang dulu bikin Suno terasa mengejutkan.

Media BlockBeats melaporkan hal serupa dalam bahasa Mandarin: banyak pengguna lama mengeluh v6 terdengar lebih muffled dibanding v5 dan v5.5, vokalnya lebih keruh, dan lagu-lagunya lebih homogen. Sebagian bahkan menuntut model lama dikembalikan.

Model Lama Hilang, Pengguna Terjebak

Yang bikin masalah ini makin berat: Suno menonaktifkan model lama. v4.5, v5, dan v5.5 nggak lagi tersedia. Pengguna yang mau balik ke versi yang mereka anggap lebih baik nggak punya pilihan. Mereka dipaksa pakai v6, meski hasilnya dirasa lebih buruk.

Bagi pengguna kasual, v6 mungkin masih bisa dipakai iseng. Tapi buat kreator serius, perubahan ini terasa kayak pukulan. Mereka kehilangan alat yang sudah dipercaya, tanpa opsi mundur. Proyek yang sedang jalan jadi terhambat, dan hasil baru nggak lagi memenuhi standar yang dulu bisa dicapai.

Yang Perlu Kamu Tahu

Kalau kamu lagi frustrasi dengan v6, kamu nggak sendirian. Keluhan ini nyata, berulang, dan datang dari banyak pengguna dengan latar berbeda—bukan cuma satu orang yang rewel.

Suno v6 mungkin lebih cepat dan lebih legal, tapi di dimensi yang paling penting—suaranya—banyak pengguna merasa versi ini justru mundur. Dan selama model lama masih dimatikan, mereka yang nggak puas cuma bisa berharap Suno mendengar.

Sumber:

  • X @MonsieurSeby, 8 September 2026

  • X @AlptugW, 8 September 2026

  • The Verge, ulasan v6

  • Genx Notes, catatan pengalaman hari pertama

  • BlockBeats, laporan keluhan pengguna